← Kembali ke Panduan VIRTUAL TP PRO MAX

Panel TM — Trade Manager

Panduan Produk B11 / 20 · 11 menit baca

Menu TM (Trade Manager) mengatur aturan otomatis untuk posisi terbuka — partial close, pindah ke impas (break-even), expiry pending order, dan pengecualian lot tertentu dari aturan global.

Peringatan risiko: Aturan otomatis TM dieksekusi tanpa konfirmasi manual. Uji di akun Cent dan pahami dampak partial close terhadap exposure basket. Tidak ada jaminan profit; semua trading berisiko rugi.

Trade Manager VIRTUAL TP PRO MAX — partial close, auto break-even, pending expiry, dan exclude lots
Panel TM — aturan otomatis partial close, break-even, dan manajemen pending.

Partial close / scale-out

Partial close (scale-out) = menutup sebagian lot dari posisi yang sedang untung, sambil membiarkan sisa lot terbuka. Di panel POS ada tombol PARTIAL manual; di TM aturan ini bisa diotomatisasi.

Cara kerja (otomatis via TM)

  1. Aktifkan aturan partial close di menu TM.
  2. Set threshold untung — mis. floating profit posisi ≥ X pip atau ≥ Y USD.
  3. Saat kondisi terpenuhi, TM menutup sebagian lot — mulai dari posisi untung terkecil (sama seperti logika PARTIAL di POS).
  4. Sisa lot tetap terbuka — bisa lanjut ke TP atau dilindungi break-even.

Alasan memakai partial close

Contoh: Anda punya 3 posisi BUY XAUUSD untung: +$2, +$5, +$8. Partial close aktif → TM tutup posisi +$2 dulu (untung terkecil). Total exposure basket turun; posisi +$5 dan +$8 masih berjalan.

Auto break-even (pindah ke impas)

Break-even / impas = titik di mana posisi tidak untung dan tidak rugi (SL dipindah ke harga entry ± spread).

Cara kerja

  1. Aktifkan auto break-even di TM.
  2. Set threshold — mis. posisi untung ≥ 30 pip.
  3. TM otomatis memindahkan Stop Loss ke titik impas.
  4. Jika harga balik, posisi ditutup di impas (rugi minimal/spread saja) — bukan rugi penuh.

Alasan memakai

Contoh: Entry BUY 2.330, SL awal 2.325. Harga naik ke 2.333 (+30 pip). Auto BE aktif → SL pindah ke ~2.330. Harga turun balik → posisi tutup impas, bukan kena SL 2.325.

Pending expiry

Order tunggu yang tidak terisi dalam waktu tertentu bisa dihapus otomatis oleh TM — mencegah pending «terlupakan» yang aktif saat kondisi pasar sudah berubah drastis.

Cara kerja

  1. Aktifkan pending expiry di TM.
  2. Set durasi — mis. pending otomatis dibatalkan setelah 4 jam atau 24 jam jika belum terisi.
  3. Order yang sudah terisi (jadi posisi terbuka) tidak terpengaruh — hanya pending yang belum dieksekusi.

Alasan memakai

Exclude lots

Pilih lot atau posisi tertentu yang diabaikan oleh aturan TM — posisi tersebut tidak kena auto partial close, break-even, atau aturan TM lainnya.

Cara kerja

  1. Di TM, tentukan posisi/lot yang di-exclude (biasanya via ticket atau lot tertentu).
  2. Posisi excluded dikelola manual oleh Anda — TM tidak menyentuhnya.
  3. Posisi lain tetap subject aturan TM global.

Alasan memakai

Dampak TM ke exposure basket

Jika Anda punya banyak posisi terbuka (manual, BOT, atau grid), TM memengaruhi seluruh basket:

Aturan TMDampak exposure basket
Partial closeTotal lot terbuka menurun — floating profit dikunci sebagian, risiko basket berkurang
Auto break-evenRisiko per posisi menurun — kerugian maks per posisi ≈ spread saja jika BE tercapai
Pending expiryMencegah penumpukan pending masa depan — exposure potensial dibatasi waktu
Exclude lotsPosisi excluded tetap full exposure — basket mix (ada yang dilindungi TM, ada yang tidak)

Tip: Uji semua aturan TM di akun Cent dengan lot kecil dulu. Aturan otomatis dieksekusi tanpa konfirmasi — pahami interaksi partial close + break-even + posisi BOT sebelum scale-up.

TM melengkapi proteksi di BOT SL Plus dan tombol manual PROTECT PROFIT di POS.